Permias Hawaii | 

Tuesday, September 30, 2008

Shalat Idul Fitri 1 Oktober 2008 di Manoa Park, Honolulu

Warga Muslim Permias Hawaii bersama warga Muslim Hawaii lainnya akan menunaikan shalat Id di Manoa Park, Honolulu. Meskipun jauh dari kampung halaman, mereka berusaha menikmati hari bahagia ini dengan berbagai macam cara, seperti acara makan bareng setelah pelaksanaan shalat Id.

Monday, September 29, 2008

What Happens When We Die?

A fellow at New York City's Weill Cornell Medical Center, Dr. Sam Parnia is one of the world's leading experts on the scientific study of death. Last week Parnia and his colleagues at the Human Consciousness Project announced their first major undertaking: a 3-year exploration of the biology behind "out-of-body" experiences. The study, known as AWARE (AWAreness during REsuscitation), involves the collaboration of 25 major medical centers through Europe, Canada and the U.S. and will examine some 1,500 survivors of cardiac arrest. TIME spoke with Parnia about the project's origins, its skeptics and the difference between the mind and the brain. Read details ...

Pemutaran Film Toet Nya' Dien di Honolulu

International Conference and Cultural Event (ICCE) of Aceh pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2008 nanti dimeriahkan dengan pemutaran film-film Indonesia yang bertema Aceh setiap akhir pekan, sejak tanggal 27 September sampai 18 Oktober 2008.
Pada minggu pertama, tepatnya pada hari sabtu, 27 September 2008, pukul 19.30 di Reading Room Hale Manoa, ditayangkan film Tjoet Nya' Dien. Film yang disutradarai oleh Eros Djarot dan dibintangi aktris legendaris Christina Hakim dan aktor kawakan Slamet Rahadjo ini menceritakan perjuangan seorang perempuan perkasa dalam sebuah peperangan di awal abad 19. 
Film yang meraih beberapa piala Citra ini merupakan film Indonesia yang pertama kali ditayangkan di  Cannes Film Festival, sebuah ajang bergengsi tempat berkumpulnya para movie maker dari seluruh dunia di Prancis. Sebuah ajang bergengsi dan lebih ideologis dibandingkan dengan Grammy Award yang lebih cenderung memperlihatkan keglamouran dunia artis. 
Pemutaran film ini dihadiri oleh banyak penonton, baik mahasiswa Indonesia maupu mahasiswa dari negara lain serta beberapa pemerhati Indonesia.
Pemutaran film selanjutnya akan diselenggarakan pada hari jumat, 3 Oktober 2008, pada waktu dan tempat yang sama. 

Saturday, September 27, 2008

Mahasiswa Muslim Hawaii Ikut Buka Puasa dan Shalat Bersama di Masjid Hawaii

Sebahagian dari mahasiswa Indonesia yang sedang menjalankan ibadah puasa di Honolulu ikut serta dalam acara buka puasa dan shalat bersama hari ini (Jumat, 26 Oktober 08) bersama komunitas Muslim Hawaii. Konsumsi ringan dan makan malam biasanya disediakan oleh salah satu keluarga Muslim yang ingin memberi makan kepada orang-orang yang berpuasa. Jarak Mesjid Hawaii dari kampus UH sekitar 30 menit jalan kaki.

Debat Calon Presiden Amerika: Nonton Bersama di Campus Center Hari ini

Siaran langsung Debat Calon Presiden Amerika Senator John McCain dan Barak Obama dari Oxford, Mississippi State hari ini disaksikan bersama di kampus UH, yaitu diSinclair Library’s Commons dalam Learning Area Tiga dan Campus Center. Terlihat beberapa mahasiswa dan staf UH serius menyaksikannya jalannya perdebatan yang berlangsung selama 1 jam lebih ini. Sesekali para penonton tertawa mendengarkan adu argumen kedua calon presiden dalam isu yang terkait dengan kebijakan ekonomi dan politik luar negeri. Tapi secara umum, sebagaimana dilaporkan oleh CNN, tidak ada isu yang diangkat dalam perdebatan oleh kedua pihak yang cukup signifikan dan bisa melahirkan 'pukulan-pukulan mematikan' dari salah satu pihak. Isu dan argumen yang diangkat belum sampai pada hal-hal yang benar-benar baru dan signifikan.

Thursday, September 25, 2008

Catatan Kecil dari Global Roundtable-Indonesia Hari ini

Global Rountable perdana digelar hari ini Selasa, 25 September 2008, pukul 12.00-1.15 di Kuykendall 106 dengan fokus Indonesia. Tujuan utama Rountable ini bagi UH adalah untuk lebih memahami berbagai kegiatan penelitian, pengajaran staf dan mahasiswa guna melihat kemungkinan membangun jaringan yang lebih bermakna dan bermafaat.
Ada beberapa hal-hal yang dapat saya tangkap dari acara ini. (1) University of Hawaii punya keinginan dan kepentingan besar untuk menjadi kiblat studi Asia dan Pasifik, termasuk Asia Tenggara; (2) Ada isu budaya birokrasi antara beberapa pihak Indonesia dan UH yang selama ini pernah menjaring kerja sama dengan UH. UH ingin memiliki ikatan kerjasama dalam bentuk konkrit, bukan hanya sekedar tandatangan di atas sehelai kertas yang tidak memiliki dampak aksi riil antar kedua pihak; (3) UH punya ketertarikan untuk lebih banyak eksis dalam kajian masyarakat Muslim di Asia Tenggara, khususnya Indonesia; dan (4) Ikatan kerja sama antara UH dan Indonesia masih tergolong sangat lemah sehingga perlu ada langkah strategis dari kedua belah pihak. Kerjasama yang ada selama ini masih lebih banyak terjadi pada tingkat inisiatif personal, belum ada dukungan politik secara kolektif.
Untuk mewujudkan kondisi seperti di atas, saya pikir, perlu kajian dan persiapan matang, tidak bisa hanya dengan mengandalkan kunjungan sesaat dan mendadak dari beberapa pejabat Indonesia. Mungkin dari sini terbayang pentingnya memiliki pusat kajian Indonesia dari berbagai aspek dalam lingkungan UH. Salah satu peserta Rountable dari Department of Engeneering menawarkan keinginannya untuk bekerjasama dengan pihak-pihak terkait di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Wednesday, September 24, 2008

Halal bi Halal 2008 Disepakati Tempat dan Waktunya

Setelah mendengarkan pandangan dan masukan dari berbagai pihak, Permias-Hawaii menetapkan tempat dan waktu pelaksanaan acara Halal bi Halal tahun 2008 ini pada hari Sabtu tanggal 4 Oktober 2008 di Magic Island, mulai pukul 12 siang sampai selesai. Format acaranya adalah Potluck-an. Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 Hijriah. Silahkan Lihat Undangan Terlampir (Klik di sini)

Tuesday, September 23, 2008

Open Exhibition: “Aceh Visual Retrospective” di Hale Manoa

Mengawali pelaksanaan The 1st International Conference and Cultural Event (ICCE) of Aceh pada 21-22 Oktober 2008, exhibition dengan tema "Aceh Visual Retrospective" digelar di ruang lobby Hale Manoa, East West Center, UH, Honolulu, dari 20 September-19 Oktober 2008. Pameran ini menampilkan beberapa buku dan poster yang terkait dengan peristiwa Tsunami di Aceh.

Monday, September 22, 2008

Halal bi Halal 2008 di Magic Island, Ala Moana, sedang Dirundingkan

Permias-Hawaii, Honolulu: Permias Hawaii merencanakan pelaksanaan acara Halal bi Halal pada hari Sabtu tanggal 18 atau 25 Oktober 2008. Penentuan waktunya masih dalam proses pembicaraan. Acara ini akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang berdomisili di Hawaii. Rencananya, acara ini akan bertempat di Magic Island. Acara ini akan dijadikan ajang silaturrahim antar anak bangsa yang tinggal di Hawaii. Bukan hanya itu, acara ini sekaligus dapat menjadi media pengenalan budaya dan agama yang unik di Indonesia bagi orang-orang di Hawaii yang memiliki minat pada Indonesia. Halal bi Halal, meskipun lazimnya dilakukan setelah perayaan Idul Fitri oleh umat Muslim Indonesia, ia menjadi media budaya yang mempertemukan warga dari berbagai latar belakang suku, ras dan agama.

Warga Permias Akan Tampil dalam Acara Concert on the Lawn East West Center

Permias Hawaii, Honolulu: Pentas budaya tahunan dari berbagai negara oleh East West Center tidak lama lagi akan diadakan. Acara ini, sesuai dengan pengumuman panitia, akan berlangsung pada hari Sabtu tanggal 11 Oktober 2008. Saat dihubungi, pihak Permias Hawaii, seperti biasa, akan ikut serta dalam acara tahunan ini dengan menampilkan berbagai karya seni budaya Indonesia, seperti tari Aceh, tari Bali dan tari Poco-Poco yang sangat digemari karena melibatkan orang banyak dan relatif mudah dilakukan. Saudara Andi Ahmad Yani, selaku koordinator event Permias Hawaii, bersama beberapa teman-teman sedang bekerja untuk memantapkan penampilan grup seni dan tari Indonesia dalam event ini.

Sunday, September 21, 2008

Serah Terima Jabatan Pengurus Permias Hawaii Hari ini

Proses serah terima jabatan kepengurusan Permias Cabang Hawaii dari pengurus periode 2007-2008 kepada pengurus baru periode 2008-09 berlangsung hari ini pukul 5.30 waktu setempat di Hale Manoa Lantar 12. Presiden Permias Hawaii periode sebelumnya, Teguh Santoso, secara resmi menyerahkan jabatan kepada Presiden Permias Hawaii yang baru, Sulaiman.

International Conference and Cultural Event (ICCE) of Aceh 2008: Call for Papers and Proposals

THE 1st International Conference and Cultural Event (ICCE) of Aceh will be held on Tuesday and Wednesday, October 21 & 22, 2008 in Honolulu, Hawaii. The ICCE of Aceh 2008 is organized through a collaboration of over ten international Acehnese student associations around the globe. International graduate students, scholars and community workers across Asia, Africa, Europe, Australia, and the United States are kindly invited to join approximately 60 international Acehnese graduate students and participants in order to provide inputs as well as to endorse a wider opportunity for researchers and academics activity.

As an interdisciplinary conference, we welcome applications from international graduate students engaged in research on topics: Natural Disaster, Conflict Resolution, Peace Building, Islam and Democracy, Disaster Management, Peace Building, Ethnic Identity and Culture, and Recovery and Development; enclosed by the theme, “Beyond Tsunami: The Aceh Experience and International Application”

The general tentative agenda of the event includes:

THE TENTATIVE AGENDA

Saturday, September 20, 2008
1:00 – 1:30pm Opening Exhibition: “Aceh Visual Retrospective”

Evening
7:30pm – 9:30pm 1st Screening Movie and Discussion (the program will continue the following weeks till October 18, 2008)

Monday, October 20, 2008
9:00am – 5:00am Field Trip to the Historical site in Hawaii

Tuesday, October 21, 2008
9:00 – 9:40am Opening Remarks
9:30 – 9:40am Acehnese art performing “Rapa’i Geleng”
9:40 – 12.00am Seminar and Dialog I
12:10 – 2:00pm Lunch Break
2:00 – 5:00pm Seminar and Dialog II

Evening
7:30pm – 9:30pm International Indonesian-Acehnese Students Forum I
(Workshop and Leadership Development Program for Indonesian-Acehnese Students)
Venue: Korean Studies Auditorium

5:00 – 7:00pm Conference Dinner
Presents:
• “Holoku”, Hawaian dance
• “Pho”, Acehnese ritual ceremony and dance

Wednesday, October 22, 2008
8:30 – 10:30am International Graduate Students Conference
10:30 – 10:45am Coffee Break
10:45 – 12:45am International Graduate Students Conference
12:45 – 2:00pm Lunch Break
2:00 – 5:00pm International Indonesian-Acehnese Students Forum II

Evening
6:00 – 9:00pm Potluck

Thursday, October 23, 2008
7:30 – 9:30pm Special Performing Arts “DANCE FROM ACEH”
(Invited by the EWC, Honolulu, Hawaii)

The venue of the event will mainly be at the Hawaii Imin Conference Center at Jefferson Hall (http://www.eastwestcenter.org/about-ewc/conference-center/).

A group of graduate students and scholars can also propose to organize a special session of their specific interest on research about Aceh. The organizer will try their best to accommodate any proposed special session into the overall agenda of the conference. However, it is strongly recommended that funding for such session to be borne or secured by those who propose them.

Presentations are 20 minutes long and will be followed by 10 minutes of discussion. The paper and proposal must include a 200 to 250 word maximum abstract. Student’s contact information including: full name, university affiliation, field(s), and a current email address, should be at the top of every document submitted.

Abstracts should demonstrate a clear focus or statement of the problem, a coherent argument, knowledge of previous research, and a statement of the implications for the selected ICCE of Aceh 2008’s theme.

The online and postmark deadline for submission of Abstract is Sunday, August 31, 2008 (Extended)

Address for submissions:
*Online: acehconf@gmail.com
*Postal mail:
LAC - Aceh Conference
c/o Center for Southeast Asian Studies (CSEAS), UHM
1890 East-West Road, Moore Hall 416, Honolulu, Hawai'i 96822 USA

The organizer is unable to offer funding for transportation and accommodations. Please contact your home institution for available funds. The organizer, however, will provide an official invitation letter for those who need it.

Three scholarships from Aceh Relief Fund (www.acehrelief.org), in the form of travel reimbursement of $500 each will be awarded to three best graduate student papers. In order to be considered for the scholarship, full papers must be submitted by Monday, September 8, 2008. (Extended).

No-shows inconvenience the chair, discussant, fellow panelists, and audience members attending the session. Participants who discover they are unable to attend the meeting should notify the LAC chair and acehconf@gmail.com immediately.

Travel and Lodging
Shuttle Bus or Taxi takes about 25 minutes from Honolulu airport to the conference housing at the site of the main conference venue: 1601 East-West Road, Honolulu, Hawaii 96848 USA;
Tel. +1 808 944 7805

A limited number of rooms are available for conference accommodation. Please reserved immediately and check the following link for the detail information about the conference accommodation. (http://www.eastwestcenter.org/about-ewc/housing/conference-housing/)
Participant may also check the available lodging in the close vicinity to the conference’s venue through the link: http://www.citytowninfo.com/places/hawaii/honolulu/travel

For information about Honolulu airport and transportation, please check the following website:
http://www.honoluluairport.com/

The local Arrangements Committee for this event is working in cooperation with several organizations and in Honolulu to ensure its success. This included the Hawaii chapter of the Indonesian Students Association (PERMIAS), the East-West Center arts and education programs, the Center of Southeast Asian Studies at the University of Hawaii at Manoa, Southeast Asia Program at Cornell University, and the Indonesian Embassy and Consulate in the United State.

The event invites speakers whose expert in their fields to share their expertise and experience during their involvements rebuilding Aceh. Students are expected to appreciate and take advantage the information shared throughout this conference. At the end of the meeting, it is expected that the primary host of this event, the collaboration of over ten international Acehnese student associations, will form an Aceh Studies Association to endorse a wider opportunity for research and academic activities.

For questions about local arrangements, please contact:
+1 808-944-6105 or 808-542-2497 (Ari)
or email: acehconf@gmail.com

Nusantara Society & Indonesian Club Turut Memeriahkan RIO Fair 2008

Nusantara Society & Indonesian Club turut meramaikan kegiatan RIO (Registered Independent Organizations) Fair di Campus Center Universitas Hawaii, Manoa, guna memperkenalkan diri kepada masyarakat kampus, khususnya mereka yang memiliki minat pada studi keindonesiaan. Kali ini, tidak kurang dari 30 organisasi independen ikut ambil bagian dalam event yang rutin diadakan pada awal tahun ajaran UH.

Ibu Barak Obama 'Hadir' dalam Diskusi tentang Disertasinya


Rangkaian acara seminar Fall 2008 Department of Women Studies, Universitas Hawaii dibukan dengan menghadirkan topik DR. Stanley Ann Dunham: An Extraordinary Woman and Her Work. Acara yang sedianya dilaksakan di salah satu ruangan dengan daya tampung 20 orang partisipan di Saunder Hall ini, karena banyaknya peminat, terpaksa dipindahkan ke gedung Business Administration yang dapat menampug kurang lebih 100 perserta. Sebelum acara dimulai, peserta sudah memenuhi ruangan sehingga harus ada yang berdiri karena tidak mendapatkan kursi.
Acara yang sempat dihadiri oleh Maya Soetoro, adik Barak Obama ini, diisi oleh tiga orang pembicara, yaitu Alice Dewey (UHM anthropology), Nancy Cooper (UHM anthropology), and Bron Solyom (Jean Charlot Collection at UHM Library). Alice Dewey adalah pembimbing utama ibu Obama saat menyelesaikan disertasinya di UH dengan judul "Peasant blacksmithing in Indonesia: surviving and thriving against all odds" [Tukang Besi di Indonesia: Hidup dan Perjuangan Melawan Tantangan]. Sedangkan Nancy dan Bron adalah dua orang teman Stanley Ann Dunham semasa hidupnya. Ketiga pembicara banyak berbicara tentang sosok dan kepribadian ibu Obama. Mereka sepakat bahwa ibu Obama adalah seorang pekerja keras, suka membantu orang lain dan tidak kenal kata menyerah dalam menggapai cita-cita, termasuk mendidik dan mengankat derajat dan kelas keluarganya.
Beberapa mahasiswa dan masyarakat Indonesia yang turut memeriahkan acara ini sempat berbincang-bincang dengan adik Obama yang sangat lancar berbahasa Indonesia, Maya Soetoro, yang sendang sibuk berkampanye untuk memenangkan sang Kakak merai kursi kepresidenan Amerika Serikat.
Sekedar untuk diketahui, berkat ide dan kerja saudara Teguh Santoso, ketua Permias-Hawaii 2007-08, karya disertasi ibu Obama ini akan segera diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh salah satu percetakan nasional di Indonesia.

Template by - Abdul Munir | Permias Hawaii